Februari 21, 2017

Aku dan Secangkir Kopi















Aku bak secangkir kopi di waktu senja
Duduk manis dengan piring di atas meja
tengah menanti sebuah sapa, "halo kamu, sedang apa?"

Aku bak secangkir kopi yang mulai mendingin
masam dan tak lagi nikmat 'tuk kau cicipi
yang hanya kau datangi ketika ingin menghibur diri

Aku bak secangkir kopi yang kau seduh di setiap pagi
Meski tak pernah kau lewati
hadirku hanya kau jadikan pelampiasan dikala sunyi

Aku bak secangkir kopi yang kau diamkan
tak kau ajak bicara dan kau acuhkan
hingga akhirnya kau tinggalkan tanpa pesan

Tapi aku
lebihdari secangkir kopi manapun yang pernah kau rasakan
meski terus-menerus kau racik dengan pengabaian
aku tetap berdiri di ujung penantian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar