March 27, 2018

Di balik sebuah game

Masa kanak-kanak merupakan masa yang paling menyenangkan bagi saya, masa dimana hidup terasa begitu mudah, masa yang setiap harinya dilalui hanya dengan bermain dan tertawa. Mungkin tak semua orang sependapat dengan saya sebab saya tahu masing-masing dari kita punya pengalaman yang berbeda, maka dari itu saya berterimakasih pada Tuhan atas nikmat yang diberikan kala itu.

Anak-anak dengan kecenderungan alamiahnya yang selalu suka bergerak dan selalu ingin tahu akan segala hal yang ada di sekitarnya, tak bisa dilepaskan dari aktivitas bermain.  Dulu, dalam satu hari saya bisa memainkan beberapa permainan sekaligus secara bergantian. Permainan itu terus berlanjut setiap harinya seakan tak mengenal bosan. Prinsipnya asal bersama teman, pasti terasa menyenangkan.

March 20, 2018

Instagram dan segala kemewahannya: sebuah bentuk ekspresi

Pada tulisan minggu lalu, saya membahas sekilas mengenai media sosial (bisa dibaca di sini: media sosial: tempat memulai hidup baru), kali ini tema tulisan saya masih membahas tema yang berkaitan dengan media sosial, yaitu mengenai fenomena yang terjadi pada platform instagram. Tapi sebelum membahas fenomenanya, ada baiknya saya menjelaskan "instagram"nya itu sendiri terlebih dahulu. 

sumber gambar: google

Instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata "insta" berasal dari kata "instan", seperti kamera palaroid yang pada masanya lebih dikenal dengan sebutan "foto instan". Instagram juga dapat menampilkan foto-foto secara instan, seperti palaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk kata "gram" berasal dari kata "telegram" yang cara kerjanya untuk mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah instagram merupakan penggabungan dari kata instan dan telegram.

March 13, 2018

Media sosial: tempat memulai hidup baru?

Di era digital ini, kehidupan manusia tidak terlepas dari peran teknologi dan media. Perkembangan media telah mengalami perjalanan panjang dari media konvensional (lama) ke media baru. Salah satu bagian dari media baru yang berkembang begitu pesat adalah internet. Menurut Lani Sidharta (1996), secara fisik internet merupakan interkoneksi antar jaringan komputer. Namun secara umum internet harus di pandang sebagai sumber daya informasi. Isi internet adalah informasi. Yaitu suatu database atau perpustakaan multimedia yang sangat besar dan lengkap. Saat ini internet telah menjadi bagian bahkan telah masuk begitu jauh dalam kehidupan kita, apalagi setelah munculnya media sosial.


Hasil gambar untuk ilustrasi media sosial
sumber gambar: google

Menurut Zarella (2010: 2-3) pada dasarnya media sosial merupakan perkembangan mutakhir dari teknologi-teknologi web baru berbasis internet, yang memudahkan semua orang untuk berkomunikasi, berpartisipasi, saling berbagi dan membentuk sebuah jaringan secara online, sehingga dapat menyebarluaskan konten mereka sendiri. Seperti post di blog, tweet, atau video di youtube yang dapat direproduksi dan dapat dilihat secara langsung oleh jutaan orang secara gratis.

February 09, 2018

Bukan yang utama.

"Mungkin ini sudah waktunya", suara itu muncul lagi, kali ini semakin keras, menggema memenuhi pikiran. Suara hatiku?

Ini bukan pertama kalinya aku berdebat dengan diri sendiri. Semenjak terakhir kali kami bertemu malam itu, hubungan kami berantakan. Hari ke hari, bulan demi bulan dilalui tanpa cerita. Selama berbulan-bulan itu pula aku hancur.


Waktu mendewasakan, katanya. Atau menumbuhkan sikap tidak peduli? Itu yang kucoba lakukan. Menganggap semuanya baik-baik saja padahal tidak. Setiap hari aku sibukan diri dengan berbagai kegiatan kuliah atau sekadar hangout bersama teman. Cukup ampuh untuk mengusir sedih meski sementara waktu. Tapi tak seorangpun tahu apa yang datang padaku setiap kali malam mulai senyap. Hatiku bergejolak, pikiranku mengembara, seolah pada malam-malam itu badai datang menyerang, bertubi-tubi.

December 18, 2017

Jika aku membosankan.


Hari-hariku nanti mungkin akan sangat membosankan,

Sebab setiap harinya nanti aku bisa tiba-tiba tenggelam dalam musik-musik yang mengalun syahdu yang menurut sebagian orang, termasuk dirimu, hanya membuat ngantuk
Aku akan jadi orang yang sangat membosankan ketika aku bisa duduk berjam-jam mendengarkan pertunjukan puisi
Aku akan jadi orang yang sangat membosankan ketika tiba-tiba mengajakmu berdiskusi tentang politik yang sebernarnya tidak begitu kupahami
Aku akan jadi orang yang sangat membosankan ketika aku dihadapkan dengan alat tulis dan selembar kertas kosong lalu kucoret-coret semaunya
Aku akan jadi orang yang sangat membosankan ketika setiap sore aku duduk di beranda rumah terpaku menanti senja

August 25, 2017

Untuk si Pembaca Setia.

Menulis bukanlah sesuatu yang sulit. Bukan berarti menjadikannya mudah. Menulis adalah tentang mengutarakan apa yang tak tersampaikan oleh mulut. Menulislah saat kau merasakan apapun atau saat kau tak dapat merasakan apa-apa. Waktu paling pas untuk menulis adalah ketika kau sedang patah hati. Niscaya tulisanmu akan menjadi sebuah peluru yang dapat menembus hati siapapun yang sedang terluka. Setidaknya itulah yang pernah dikatakan temanku dulu.

Tapi aku sadar, seseorang tak mungkin merasakan patah hati secara terus-menerus. Pada akhirnya orang yang terluka pun akan menemukan bahagianya. Karena itulah aku berusaha tetap menulis walau sedang tidak patah hati.

sumber gambar: google