December 27, 2015

Nyanyian Burung.

sumber: google















Matahari tepat berada di atas kepala saat seorang gadis membuka pintu sembari membawa setumpuk pakaian basah dalam keranjang. Seperti yang ditebak, ia hendak menjemur pakaian.

Gadis itu memulai pekerjaanya dengan mengambil satu demi satu pakaian, lalu kemudian menyampirkannya pada tiang-tiang besi. Tak butuh waktu lama untuk membuat pakaian itu berjajar, membentuk sebuah barisan bak tentara yang baru kembali dari medan perang; mereka kusut, lepek, juga basah.

November 08, 2015

November Rain.














Sore ini langit mendung, udara terasa dingin dari halaman depan rumahku
embun masih menempel di dedaunan sisa hujan yang baru saja berhenti
hujan pertama di bulan November akhirnya turun, mengangkat kisah pilu di akhir tahun.

November 01, 2015

Mimpi.

Mau sharing sedikit, boleh kan?

Apa itu mimpi?
Menurutku, mimpi itu khayalan, mimpi itu keinginan, mimpi itu tujuan, mimpi itu cita-cita.

Setiap orang pasti punya mimpi, siapapun dan berapapun umur kamu, aku percaya kamu punya mimpi. 
Bermimpi itu mudah...  mudah banget.... kalau kamu lagi diam, lagi makan, atau lagi poop sekalipun (ups maaf, tapi ini seringkali terjadi) kamu tetap bisa bermimpi.
Yang susah itu.... mewujudkannya untuk menjadi nyata.
Terus gimana dong? Itu sih terserah kamu, mau menjadikan mimpi kamu itu mimpi yang selamanya akan terus jadi mimpimu atau merubahnya. 

July 10, 2015

Kehilangan.

Halo
kali ini aku mau cerita dari pengalamanku sendiri (tumben)

Aku lagi rindu sama seseorang yang nggak bisa aku temui
Eh tunggu, ini bisa aku sebut 'seseorang' nggak ya?

Dia ini dulu suka banget dengerin curhatanku,
dia juga yang paling bisa bikin aku kesel (alias sering gangguin aku kalo lagi tidur)
tapi kalau lagi kesel, dia juga yang bisa bikin mood aku balik lagi, soalnya lucu banget sih!
Dia itu kucingku, namanya Destin

June 11, 2015

Hujanku akan segera reda


 












 kalau begitu, kapan hujan ini akan reda, ya? Apakah esok, lusa, atau bahkan takkan pernah reda?

Di tengah deras hujan yang turun dari langit sang Maha, aku masih terduduk dalam lilitan lara, termenung  menunggu kapan hujan akan reda. Menyelesaikan satu teguk terakhir kopi yang hitam akan luka. Hingga yang tersisa hanya ampas dan sisa-sisa kenangan.

May 31, 2015

Pilihan





Pernah nggak sih kalian mengingat masa kecil kalian dulu?
Pernah nggak sih kalian berharap bisa kembali lagi ke masa itu?

Kalau aku sih sering, sering banget.... Tapi sayang ya, waktu nggak bisa diulang, dan aku nggak bisa jadi anak kecil lagi.

May 20, 2015

#AkuLanjutinYa (Tantangan Dari Viny)

Postingan kali ini merupakan cerita lanjutan dari ceritanya Viny! hehehe silahkan baca dulu disini. ^^ 
(catatan: tokoh "dia" disini aku kasih nama Tiny, dan tokoh "aku" namanya Tian)
semoga suka :)

pukul 11.45 malam, di hari yang sama

Malam semakin larut, tapi aku masih saja terjaga, entah apa yang membuat mataku enggan untuk menutup, aku tak bisa tidur.
ah.... senyuman itu ternyata! senyumnya yang ia tujukan padaku di kafe siang tadi, manis sekali, sampai-sampai tidak bisa membuatku tidur. Dan aku berani bertaruh, untuk kesekian kalinya aku benar-benar telah dibuat jatuh hati.

May 05, 2015

Diam adalah temanku.

sumber: tumblr













Diam.
Satu kata yang mempunyai banyak arti bagiku.

Karena diam bukan berarti diam yang benar-benar diam; tanpa makna. Diam selalu membawaku pada dunia fantasi yang hanya bisa ku mengerti sendiri. Banyak cerita, juga pengharapan yang belum sempat tereka.

March 28, 2015

Dan hujan belum juga reda.

sumber: tumblr













Hujan belum juga reda, selepas pergimu menghadirkan luka yang mendera
Aku masih di sini... bahkan, selalu di sini, enggan beranjak pergi atau pun ke lain hati.
Mungkin waktu adalah satu-satunya saksi, bahwa hanya padamu lah aku telah jatuh hati, dan padamu pula lah aku terpuruk dalam hinanya sepi. Sepatah maaf darimu takkan membuat hati ini menjadi utuh. Tapi meninggalkanmu, rasanya kaki ini seketika lumpuh...

March 15, 2015

Broken Promises.














"jangan pergi"
"apa kamu kira aku pun menginginkan kepergianku ini?"
"mungkin..."
"bodoh, tentu saja tidak"
"lalu, kenapa kamu pergi?"

March 06, 2015

Dia Perwiraku #3

Cerita-cerita sebelumnya:


Sehari sebelum keberangkatanku ke gn.papandayan....

"Ibuuu, dokumen-dokumen milik Al ada dimana?"
"Ibu simpan di laci Al, coba kamu cari map yang berwarna biru"

February 26, 2015

Dia Perwiraku #2

cerita sebelumnya: Dia Perwiraku #1

Hari berlalu dengan cepat, matahari beranjak pergi, sang purnama menggantung seorang diri tanpa pasukan bintang yang senantiasa menemani. Ya, malam ini langit sempurna tenggelam dalam kegelapannya. 

Aku sedang berjalan di tepian Kota, menyusuri jalan, sendirian. Bukan tanpa maksud aku menyusuri jalan ini, setelah seharian tadi di-sibukan dengan jadwal kuliah yang padat, perutku meminta haknya; mencari makan.

February 07, 2015

Dia Perwiraku #1

Hallo, 
saat kamu membaca cerita ini mungkin di tempatmu hari masih pagi, siang, sore ataupun malam. Yang pasti hariku disini masih pagi, saat matahari baru saja terbit dari ufuk timur, menggantikan bulan yang sudah terlebih dahulu pergi, malu. Selamat pagi.

Pagi, ketika hari baru dimulai, itu berarti hari yang lalu telah berhasil terlewati. Pagi, ketika harapan-harapan baru muncul, menggantikan harapan hari lalu yang belum sempat terwujud. Pagi, ketika kita harus kembali berpapasan dengan dunia, meninggalkan cerita di hari lalu.

January 24, 2015

Harap pada sang waktu.











Malam ini terlalu dingin untuk dilewati seorang diri, sekalipun kau menghangatkan diri di dekat perapian, tetap takkan mampu mengalahkan dinginnya udara kota Melbourne.

Ketika semua orang sibuk mempersiapkan diri untuk pergi berbaur di tengah keramaian----merayakan malam pergantian tahun---- tidak halnya dengan diriku. Aku lebih memilih menghabiskan sisa malam di apartemen, ditemani perpaduan kopi hitam dan sebatang nikotin yang selalu menjadi favoritku tiap malam. Karena bagiku, malam ini tidak ada bedanya dari malam-malam biasanya, aku masih saja merindu.

January 16, 2015

Kala hari itu tiba

12 Nov 2014

23.45

Tring
handphoneku berbunyi, tanda ada BBM masuk.

Deva Ardhi
insom ya?:D haha
Mengomentari pesan anda: can't sleep(again) pfftt

"Wah ini kan kak Deva, aih senengnya ketiban rezeki tengah malem gini", gumamku. Dengan cepat aku membalas chat dari kak Deva, tak mau membuatnya lama menunggu.